Sabtu, 26 Juli 2025

Carut Marut Tumpang Tindih Kepentingan Birokrasi Dinas Kebudayaan Kabupaten Tulungagung Provinsi Hingga Pemerintah Pusat Jakarta

Redaksi indonesa-news // _ 27/07/2025

Dengan mulai terbukanya UU undang- undang tahun 2009 pasal 2 ayat 1 UUD 45, Penghayat Kepercayaan  ( TYME ), Tuhan Yang Maha Esa, serta  keterbukaan informasi publik negara kita indonesia terus berbenah, entah dari mulai sisi mana negeri bangsa ini terus berbenahnya


Sedangkan di kehidupan sehari- hari masih saja di temukan diskriminasi banyak sekali temuan- temuan yang nampak di depan mata kita bersama seperti contoh masih minimnya komunikasi , komunikatif, edukatif ,edukasi yang mengena terjun langsung ke warga masyarakat tentang pemahaman arah hidup yang lebih baik maju dan seterusnya, Minimnya wawasan pengetahuan / kekerdilan sempit nalar pola pikir pejabat publik service dinas kebudayaan masih nol besar, ( Zhoonk ),  yang nota bene mungkin dengan berdalih alasan klasik Penyempitan Anggaran dll.., melalui Dewan provinsi ( Jatim ) jawa timur  Xl kemarin itu di tunjuk oleh pusat mungkin maunya iirit / bagaimana, ya minim biaya  tapi mau untung hasil besar, tapi hanya dengan cara kerja mini instan saja melalui jejaring sos.media seperti  iG, WA, pamflet , media- media electronik,. itu saja jelas tentu masih saja belum/ sangat tidak cukup, untuk bisa di ketahui oleh warga masyarakat luas tentang adanya bantuan BKM, dll.. tersebut

Dugaan kuat masih terjadi nya penyelewengan dana anggaran ini itu dll.. yang khususnya dari dinas pendidikan dan  kebudayaan yang minim kurang tranparansi, contoh kecil seperti hal nya dalam mendapatkan bantuan BKM ( Bantuan Kementerian ) 

Ternyata tidak mudah , bahkan cenderung rumit dan dipersulit, dengan dalih alasan ini dan itu dll.. nya.. 
Dari tahun ke tahun, sedangkan seperti di Pendopo Agung tempat pesta budaya harus selalu tampak megah mewah ramai serta meriah, namun apakah itu suatu jaminan bakal terjadi nya awal suatu perbaikan perubahan besar di dinas kebudayaan dengan modal system pemerintah saat ini menuju kesuksesan di masadepan, seperti yang terus di gaung- gaungkan oleh Presiden R.l. Prabowo subianto,  no.no.no.. !"' .... . 
Bahkan jika yang mendapatkan bantuan BKM  tersebut masih saja terjadi tebang pilih kasih, teman terdekat yang dikenal saja, bukan karena standard kelayakan melalui uji materi langsung yang real dan di uji nyata di hadapan kita semuanya,  lalu mau sampai kapan hal ini akan bisa terus terjadi perubahan, dan di biarkan serta pembiaran, Nonsen. Cerminan bobroknya birokrasi dari hulu ke hilir dari pusat sampai ke bawah sampai ke daerah- daerah ini sangat tidak mungkin bakal terjadi perubahan di dinas kebudayaan di tahun 2025 ini.

Sungguh sangat ironis disaat kami dari team Sabdo Alam mengurus surat bernetrai rangkap 13, foto copy tebal stempel Cap post, guna untuk BKM tersebut, sampai bolak- balik 4 X kali datang, waktu itu pun kami di utus atas perintah kawan yang dari jakarta, sedangkan sesampai di ruang kantor dinas kebudayaan Tulungagung tersebut jam kerja pada waktu itu nampak asyik ngobrol makan- makan, seakan tidak perduli dengan tugas- tugas yang pada di embannya mereka masing- masing, hanya pada bangga dengan menerima Gaji buta, tugas kerjanya pun pada tidak tau persis poksinya dengan benar, saling lempar tanggung jawab sana sani , 

Pimpinan Pj di dinas kebudayaan  kabupaten  Tulungagung Drs. Bagus Kuncoro, M S i,  sudah 3 bulan jalan lebih belum mendapatkan ganti, pun tersebut saat di konfirmasi pun tidak mau menjawab, tidak bisa mau memberikan jawaban keterangan yang tidak memuaskan, kami sangat kecewa Ujar ki Sabdo Alam, satu 1 nya Pimpinan di lembaga adat budaya Spritual  yang ada berkedudukan di kabupaten Tulungagung provinsi Jawa timur tersebut, 
Akhir nya Gugur dari seleksi BKM tersebut dengan dalih alasan kurang nya 1 surat Rekomendasi. "!  
    Nyata .
( Dengan pelayanan Petugas pelayan masyarakat masih minim nilai moral kemanusiaan yang  begitu rendah seperti itu tersebut masih pada mau kah terus terjadi lagi sampai kapan, ada niat pembenahan SDM dinas kebudayaan ...)
Bersambung , ... 

" Akhir kata Terucap dari Ki Sabda Alam, "
Petuah sepuh jawi kuno kito  selalu mengatakan, Andum Selamet Kemawon ( Becik ketitik Olo ketoro ,) Eling lan Waspodo
Mugi sehat jiwo rogo Panjang Yuswo ( Umur ),

Salam waras dan rahayu, 
*Ungkapan Serta Terjadi Nyata*
Supoort by : _
Dening Ki Sabdo Alam
Komunitas Adat Budaya Nusantara Jaya Raya Selaminya Rahayu

Jumat, 25 Juli 2025

Spetakuler Rumah Bhineka Bopo Suminto Ngaji Urip Barsama Gus Muklason Rosyd Mojokerto

www.indonesa-news.blogspot.com
Dari Dusun Campurjanggrang Rt 12. Desa jam 19.30 malam,  24/07/2025, ( team dunia kita _ ) Menyapa Bopo Suminto yang sebagai ketua RT, 12 sekaligus sebagai tokoh masyarakat di wilayahnya tersebut, yang akrab beliau di sebut Ndan Minto, hingga bertemu bergabung baik Gus Rosyd dengan panggilan akrab Gus Son, sekaligus Pimpinan Ponpes yang hadir dari Desa Jaya baru Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa timur 

Suminto Bopo terlahir asli dari desa Kecamatan Campurdarat Kab.Tulungagung -jawa timur, serta Gus Muklason Rosyd  yang juga Hadir di tengah- tengah warga masyarakat kita warga Campurdarat untuk terus berharap kedepannya saling giat aktif berkolaborasi demi terciptanya kedamaian umat di Bumi negari kita indonesia raya, hingga terciptanya nilai- luhur norma- norma kerukunan umat bersama Ngaji Bareng Urip berbudaya, berbudhi luhur

Ngaji Urip bersama di kediaman sasono Bale Agung Rumah Budaya Binneka Bpo Suminto langsung Gemparr seketika membludak full penuh berdatangan dari berbagai daerah Ringin pitu 7, Watulimo Prigi Trenggalek, kediri, serta di hadiri oleh banyak unsur, mulai dari kabag umum, camat  ,hingga para kepala desa dari daerah lainnya, forkompimcam, polsek Campurdarat,  dll.. .


Pengajian Ngaji Urip bersama ini terasa nampak berbeda dengan pengajian- pengajian lainnya, Gus Muklason Rosyd dan Bopo Suminto adalah ternyata bisa menjadi kan 1 perekat antara 1 para pemeluk dengan agama lainnya 

Semoga dengan terus di adakan nya kolaborasi dari kedua Tokoh Masyarakat tersebut bisa menjadikan contoh buat kita semuanya, bahwa tidak adanya satu hal yang tidak mungkin jika kita semuanya mau saling niat yang tulus iklhas terbuka untuk umum terus menjalin tali silaturohmi dari berbagai kalangan latar belakang yang bebeda- beda, nyata nya dari ke dua tokoh tersebut berjalan lancar harmonis selamanya,


Di iringi oleh rampak Gamelan Dipo Larass,  milik Bopo Suminto serasa nambah merdu nya suasana hangat di temani makanan snack dan secangkir kopi di malam tersebut, Indonesia yang sangat membutuhkan sekaligus merindukan tokoh- tokoh masyarakat seperti kedua beliau- beliaunya  _ 

Hingga tengah malam selesai acara makan bersama- sama prasmanan, Akhir kata bersalaman jabatan tangan penuh keakraban,  joyo wijayanti kalis lirr sih ing sambi kolo ,

Gus Rosyd terus undur diri untuk di kemudian hari hadir nyata menyapa kembali bersama di tengah- tengah warga masyarakat kita nanti bersama- sama di rumah Budaya Bhinneka  _

                               Team dunia kita _

Kamis, 24 Juli 2025

Komunitas Sabdo Alam Adat Budaya Nusantara Memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli 2025


Peringatan Hari Anak Nasional di Situs Kanigoro Campurdarat: Menumbuhkan Cinta kasih Budaya Nusantara sejak awal secara dini 

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang pertama kali sebuah kegiatan budaya dan edukatif digelar pada Rabu pagi pukul 08.00 WIB sampe selesai, bertempat di Balai Desa Campurdarat, tepatnya di lingkungan situs Kanigoro, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Acara ini diselenggarakan oleh Sabdo Alam Komunitas Budaya dengan melibatkan warga anak-anak dan masyarakat luas


Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, perwakilan kepala desa Campurdarat beserta jajarannya, forkopimcam beserta jajaranya serta berbagai elemen warga yang turut menyemarakkan suasana. Acara menjadi ajang penting untuk menanamkan nilai-nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap perkembangan anak sebagai generasi penerus bangsa Indonesia


Dalam sambutannya, sesepuh Sabdo Alam, Sugito Wijoyo Kusumo, menyampaikan pesan yang menyentuh mendalam

“Anak-anak adalah titipan masa depan. Sudah sepantasnya kita membekali mereka dengan akar budaya kita sendiri. Melalui kegiatan seperti ini, kita harapkan mereka tumbuh tidak hanya pintar secara ilmu, tapi juga bijak dalam tradisi dan adab. Sabdo Alam akan terus hadir sebagai ruang belajar dan ruang tumbuh bagi anak-anak kita.”

Sambutan ini disambut hangat oleh hadirin dan menjadi semangat bagi masyarakat untuk terus mendampingi pertumbuhan anak-anak dalam lingkungan yang berbudaya dan harmonis.

Kegiatan diisi dengan berbagai penampilan seni, permainan edukatif, dan dialog budaya yang melibatkan anak-anak secara aktif. Suasana penuh keakraban dan nilai kebersamaan terasa haru kental sepanjang acara tersebut terselenggara

Semoga di tahun berikutnya menjadi lebih baik lebih meriah ramai lagi.

Dunia kita salam budaya Nusantara

Senin, 14 Juli 2025

Tokoh Spirit Pejuang 45 Nyaris Terlupakan

Warung kopi sederhana 45 terbuka untuk umum nyaris 24 jam terbuka bagi siapa saja mau singgah, yang terletak di tepi jalan raya ber alamat di jalan raya nasional lll  patimura - timur jembatan lembupeteng  utara jalan, dari barat kota Tulungagung  jawa timur, 

Wakop 45 Gianto memiliki aroma citra rasa khas tersendiri warkop milik Gianto, menjadikan suasana berdiskusi terjalin ke akraban di saat ramah saling menyapa berdiskusi membahas keadaan sekitar dari pada pemuda pemudi indonesia khususnya para pecinta kopi di Bumi Tulongagung yang kian hari demi hari terus meningkat, 
Gianto merupakan 1 di antara  dari sekian Tokoh yang bersemangat dalam ber Sosialita, terus giat aktif membantu menuangkan secangkir kopi dalam kegiatan perpolitkan di kancah Nasional, sejak era Bupati  Tulongagung sebelum- sebelumnya hingga sampai Bupati Tulongagung terpilih sekarang, 

Kini Gianto harus lebih selektif lagi dalam memilih memilah bibit pertemanan, ( ujar nya,) di dalam suatu sikon kondisi perekonomian yang hingga saat ini belum stabil, 
Semoga dengan semangat penuh cinta kasih yang tulus di aktifitas hari- hari kehadiran beliaunya ( Gianto ),  di usia nya yang sudah setengah baya, bisa menjadikan spirit power bagi kaum muda- mudi Bumi Tulongagung menjadi terus lebih baik, untuk selalu mengingatkan kita , saling asah, asih asuh menjaga tali silaturohmi kita terus masih saling tetap terjaga, selama nya . 
Amin. Rahayu.
Ucap Tuturnya
Gianto. 45.

Jumat, 04 Juli 2025

Suci Warga Desa Suwaluh Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung Menjadi Viral

www.indonesa-news.blogspot.com

Namanya mbak Suci, seorang pekerja migran asal Desa Suwaluh Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung  jawa timur, sedang menjadi pusat perhatian baru di warga masyarakat desa pakel,

Meski ia suci masih ada di negara Taiwan, setiap hari Suci mengunggah video di akun media sosialnya, berisi materi kritik untuk kota Tulungagung

Awalnya kritiknya ditujukan untuk Camat Pakel dan para perangkat Desa Suwaluh, kemudian berkembang menyasar orang-orang penting pejabat publik di Kabupaten Tulungagung

Bahkan nama Bupati Tulungagung pun dan adiknya juga ikut dimaki-maki oleh Suci

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengaku tidak mempermasalahkan apa yang disampaikan Suci


“Tidak apa-apa, biar semua bisa menilai kinerja Kades dan perangkat desa,” ujar Bupati, Jumat (4/7/2025).

Meski disenggol oleh kritik Suci, Gatut Sunu menilai apa yang dilakukannya bagian dari demokrasi.

Ia mengaku memaafkan kekeliruan kritik Suci, karena baginya yang penting bisa membuat pemerintahan berjalan dengan baik 

Dengan tegas Gatut Sunu mengaku tidak akan mempermasalahkan kritik bercampur makian yang disampaikan Suci.

“Kalau saya tidak ada masalah. Tapi tidak tahu orang lain lo ya,” tambahnya.

Gatut Sunu merasa dekat dengan keluarga Suci, terutama bapaknya.

Ia menyebut, orang tua Suci adalah tim suksesnya saat ikut kontestasi Pilkada Kabupaten Tulungagung.

Karena itu secara pribadi pun Gatut Sunu punya alasan untuk tidak mempermasalahkan Suci.

“Keluarganya mantan tim sukses saya, masa saya masalahkan. Itu hal biasa,” tegasnya.

Camat diminta untuk menyelesaikan apa yang jadi sumber kritik Suci dengan Kades dan para perangkat Desa Suwaluh.

Jika gagal, maka kinerja Camat Pakel akan dievaluasi.

“Jika tidak diselesaikan, akan ada evaluasi kinerja. Artinya dia tidak mampu berkomunikasi dengan wilayahnya,” jelasnya.

Lebih jauh, Gatut Sunu berharap suatu ketika Suci bisa pulang ke Tulungagung dan bisa main ke pendopo, dan berkomunikasi dengan Wakil Bupati.

Para pihak terkait juga bisa dipertemukan dengan Suci agar bisa diselesaikan dengan baik-baik.

Bupati GS  juga sudah berupaya pendekatan berkomunikasi dengan Suci 

“Apapun salahnya, secara pribadi kami memaafkan karena dia bagian dari kami,” pungkasnya GS 

Sebelumnya Suci mengkritik Camat Pakel, Imam Suwoyo karena dituding sering makan uang suap dari para perangkat desa

Camat juga dituding suka karaoke bersama LC, serta punya hubungan asmara dengan perangkat desa Suwaluh

Suci meminta Inspektorat untuk memeriksa camat Pakel tersebut dengan segera.

#suci #suwaloh #pakel//

4 Menu MBG Desa Mojoarum Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Berjalan Lancar

MBG = Makan Bergizi Gratis* ibu hamil menyusui hingga 5 tahun, oleh program pemerintah Desa Mojoarum Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung...